Kajian ini berusaha mengangkat pertanyaan-pertanyaan penting tentang arah masa depan subsektor perkebunan di Indonesia: komoditas mana yang akan menjadi unggulan, wilayah mana yang memiliki potensi besar, serta bagaimana menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing di pasar global. Dengan demikian, Indonesia dapat memanfaatkan kekayaan alam yang dimiliki demi kesejahteraan masyarakat da…
Lada (Pipper nigrum Linn) merupakan tanaman merambat atau memanjat, yang membutuhkan intensitas cahaya matahari berkisar antara 50-75%. Produk lada utama yang diperdagangkan adalah lada putih dan lada hitam dalam bentuk buah utuh. Lada putih asal provinsi Bangka-Belitung yang dikenal dengan sebutan Muntok White Pepper dan lada hitam asal lampung disebut Lampung Black Pepper sudah dikenal dunia…
Kemiri sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) adalah salah satu tanaman yang dapat menghasilkan minyak nabati yang dapat diproses lebih lanjut menjadi biodiesel beserta turunannya. Habitus tanaman berbentuk pohon dengan tinggi dapat mencapai 15-20 m, mahkota daun yang rindang, dan sistem perakaran yang dalam sangat ideal sebagai tanaman konservasi. Atas dasar itu, tanaman ini sangat pot…
Kakao (Theobroma cacao) adalah tanaman perkebunan. Tanaman tahunan ini dapat mulai berproduksi pada umur 18 bulan (1,5 tahun). Tanaman ini menghasilkan biji kakao yang selanjutnya bisa diproses menjadi bubuk coklat. Umumnya perkebunan rakyat, seperti di Propinsi Lampung, produktivitasnya masih rendah dan mutu produk yang dihasilkan belum memenuhi standar ekspor. Produktivitas rata-rata tanam…
Salah satu komoditas ekspor spesifik yang menjadi andalan nasional adalah gambir. Indonesia tercatat sebagai eksporter gambir utama dunia dan lebih 80% ekspor gambir tersebut berasal dari daerah Sumatera Barat. Masalah utama dalam usaha tani gambir diantaranya adalah petani belum menerapkan teknologi budidaya yang baik, belum melakukan analisis perencanaan usaha serta kualitas dan rendema…
Buku *Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian* membahas peran, metode, dan proses penyuluhan dalam pembangunan pertanian, termasuk dinamika kelompok tani, adopsi inovasi, dan partisipasi masyarakat. Buku ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa dan penyuluh dalam meningkatkan efektivitas komunikasi pertanian.
Panduan komprehensif produksi tanaman pangan—bibit, penanaman, pemupukan, pemeliharaan, dan perlindungan hasil—untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal.